Info · Kesehatan · Uncategorized

Mumps=virus=no antibiotik!!!

young-girlTulisan ini seharusnya released beberapa minggu lalu, di mana idenya muncul ketika Keya kena sakit “mumps” atau kalo orang indonesia kebanyakan terkenalnya “gondongan”. Dulu kala, jaman saya masih kecil, teringat akan seorang teman main yang terkena gondongan, kemudian lehernya membengkak, badannya menjadi demam, dan yang paling lucu lehernya itu ditutupi slayer karena warna lehernya biru2 dikasih blau (baca : sabun colek batang berwarna biru), sampai sekarang saya pun masih bingung dengan mitos ini khasiat dari si sabun colek batang biru itu.
Hmmm yang pengen saya share sebenernya adalah sisi kesehatannya, yang belum menikah, yang belum punya anak, ibu dan ayah harus aware kesehatan anaknya ataupun dirinya sendiri. Sebenernya secara garis besar penyakit yang menyerang anak-anak itu ada 2 penyebab, virus atau bakteri. Di sini kalian harus aware, virus tidak membutuhkan antibiotik untuk pengobatannya, antivirusnya sendiri adalah imunisasi, cara penanganannya nanti akan saya ulas sedikit di bawah. Sedangkan bakteri, baru lah ini yang membutuhkan antibiotik untuk pengobatannya. Jadi, please ketika ke dokter legkapi dulu pengetahuan tentang gejala yang timbul, kemungkinan penyebabnya, bahan untuk berdiskusi dengan dokter, jangan serta merta percaya saja apa yang diberikan dokter kepada kita terutama anak-anak.
Back to mumps, mumps is characterized by swollen, painfull glands,,, (sumber: mayoclinic.com)
Penyebabnya adalah virus. Imunisasi yang seharusnya dilakukan adalah MMR (mumps, measless, rubella) means imunisasi untuk mengurangi efek berat dari penyakit gondongan, cacar, dan campak jerman. Imunisasi ini dilakukan ketika 15bln (banyak ortu memberikannya di usia 2thn) kemudian booster ke-2 di usia 5thn.
Imunisasi ini bukan berarti anak-anak gag bakalan kena ketiga penyakit itu, akan tetapi ketika terkena efeknya menjadi tidak berat. Keya sendiri sdh dpt booster imunisasi MMR yang pertama.
Lalu apa yang harus dilakukan?
A. Gejala awal di bwh telinga dan sekitar telinga dikeluhkan sakit, kemudian mulai demam
B. Untuk mengatasi demamnya, minumkan saja paracetamol atau ibuprofen (prefer paracetamol karena low effect) ketika suhu tubuh anak sudah mencapai 38,5 dercel. Dont give it when it’s still below. Kompres anak dengan air hangat, atau rendam anak dengan air hangat agar suhunya turun.
C. Karena mumps penyebabnya virus, maka tidak ada obat yang perlu diberikan. Perhatikan asupan minum anak agar tidak dehidrasi dan berikan makanan. Dont give antibiotics, it doesnt work, it’s harmfull for them.
D. Lihat gejala daruratnya, kapan harus menghubungi dokter

Untuk mempelajari jenis penyakit, apa itu, how to treat, how to handle, how to call doctor, please open your mind and read the website below for helping :
http://www.mayoclinic.com
http://milissehat.web.id
http://www.rch.org.au

http://www.cdc.gov
Untuk kegunaan obat, please check the effect and composition di :
http://www.drugstore.com

So, mari kita belajar bersama untuk kesehatan dan generasi ke depan yang lebih baik,,, cmiwww

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s