Buku · Interest

Read, read and read

Selamat pagi Jum’at,,, Jum’at hari yang ditunggu selama seminggu untuk menanti datangnya weekend, hari yang barokah, hari yang terkadang diasumsikan hari paling relax untuk bekerja (padahal kenyataannya tidak klo ada tugas mendesak yang mewajibkan lembur) dan yang jelas hari paling macet dari hari-hari lainnya. Sayapun menulis awal cerita saya hari ini via akses mobile phone🙂

Mencari inpirasi menulis terutama judulnya itu bukan hal yang mudah ternyata, kali ini saya ingin menulis read, read, n read kenapa karena itu salah satu hiburan saya saat ini, di saat kepenatan datang akan pekerjaan dan kemacetan kota Jakarta yang semakin menjadi-jadi, buku merupakan bawaan wajib saya di mobil terutama ketika kemacetan di pagi hari, di kala mentari bersinar terang pikiran masih segar buku-buku itu lumayan menghiasi hari menjadi lebih berisi. Buku-buku yang saya baca (yang lagi digandrungi) sih saat ini novel, karena lebih easy dibacanya dan beberapa biografi karena sifatnya lebih mudah, ringan dan ngalir saja di baca, sebenernya beberapa buku modul teknis bahasan pekerjaan sudah menumpuk dan satupun belum dilirik karena ketebalannya dan membacanya butuh konsentrasi di saat mood, pikiran dan otak sedang tidak dalam keadaan lelah,,, yang tentu saja menjadi tantangan saya saat ini untuk konsisten. Baiknya ke depan, saya butuh pembagian waktu lebih jelas untuk macam-macam tipe buku yang harus saya baca setiap hari,,, Let’s do it rite now! Alhamdulillah untuk urusan read, read n read ini awalnya saya merasa tersentil oleh seorang Dosen Bahasa Inggris di kampus, ketika dia bertanya ” siapa yang sudah membaca buku dalam minggu ini?” Tiba-tiba saya tersentak dan mulai keesokan harinya saya rajin membaca Novel. Orang-orang terdekat saya mendukung bahkan kadang memprotes akan ditaruh dirak buku yang mana lagi, karena buku yang saya beli ingin sekali saya koleksi dan barangkali suatu saat punya sudut perpustakaan di rumah sendiri, Amin.

Tentang buku terakhir yang saya baca, Alhamdulillah baru saya selesaikan tadi pagi adalah “Chairul Tanjung si Anak Singkong”,,, menyelesaikannya karena kemacetan Jakarta pagi tadi sehingga buku ini bisa saya selesaikan kurang dari 1 minggu,,, apasih isi bukunya? inspiratif tidak? Menurut saya sangat-sangat inspiratif,,, kenapa?

1. CT lahir dari keluarga yang bisa dikatakan kurang, namun Ayah dan Ibunya mengutamakan pendidikan bagi anak-anaknya. Walaupun pas-pasan, sejak SD-SMP iya disekolahkan di sekolah Katolik yang baik dan memiliki disiplin tinggi, SMA di sekolah Budi Utomo yang tersohor kala itu, dan sekolah di FKG UI dengan biaya hasil menjual Kain Tenun milik Ibundanya. Sementara sang kakak telah berkuliah di FK-UI.

2. CT sejak jaman sekolah dan kuliah pintar bergaul, mudah berkomunikasi, bertanggung jawab dalam melakukan arrangement baik organisasi, events maupun misi kemanusiaan. Ia bergaul dari kalangan baik bawah sampai atas.

3. CT pintar mencari peluang bisnis dan usaha untuk memenuhi biaya kuliahnya pada awalnya. Dari mulai bisnis fotokopi, jualan alat kedokteran, membuka toko alat-alat kedokteran yang akhirnya bangkrut, kemudian membuat pabrik pada usianya yang masih muda < 30 tahun.  Keseluruhan yang dia dapat saat ini bukan hal yang mudah, ada proses jatuh bangun.

4. Prinsip CT “Jika sudah terjun, berusalah dengan sungguh2, dan harus menjadi nomor satu seburuk-buruknya nomor dua, jika tidak yakin dengan prinsip tersebut tidak usah turun ke usaha itu.” Semua nya harus dilakukan dengan proses keuletan, bekerja keras, dan doa, dimulai dari pagi hari sekali hingga dini hari dan tidak ada hari untuk libur untuk mengerjakan itu semua istilah beliau push to the limit. Karena beliau menganggap itu adalah amanah,  ada 75,000 nasib karyawan yang berada di bawah naungannya, jika dia tidak bekerja keras dan turun langsung maka dia tidak amanah terhadap nasib 75,000 karyawan tsb. Prinsip ini pun diimbangi dengan prinsip berbagi, CT Corp memiliki Rumah Madani yang menampung 100 anak kurang mampu setiap tahunnya untuk dididik secara gratis, bahkan akan bersedia membiayai hingga jenjang kuliah. CT Corp juga terjun langsung pada events kemanusiaan, serta berbagi untuk sesana. Carefour yang saat ini berada di bawah CT Corp juga merangkul UKM, petani, peternak Indonesia untuk menjadi rekan Carefour dalam mendistribusikan kebutuhan retail masyarakat Indonesia.

Membaca buku CT kali ini, sungguh menggugah rasa, mungkin alangkah lebih baik kalo kita bisa membuka peluang usaha. Dan dia berkata, pendidikan itu sangat penting, benar adanya pendidikan adalah jalan untuk keluar dari kemiskinan. Memang tidak ada hubungan langsung antara keberhasilan di dunia usaha dengan sekolah kata beliau, namun ketangguhan dan analisis dalam dunia usaha bisa di dapat melalui ilmu yang diperoleh dengan pendidikan.

Ayo gerakan rajin membaca, untuk Indonesia dan diri yang lebih baik,,, cheers

weet@ on writeOnGarden#10 ‘2012

5 thoughts on “Read, read and read

  1. wew .. jadi kesentil juga nih
    sudah lama sekali saya tidak membaca
    jikalau iya pun hanya bab tertentu saja yang dibaca secara tuntas
    selebihnya membaca dengan “cepat”

    terima kasih ya sudah mengingatkan😉

  2. selain mendengar, membaca adalah salah satu cara mendapatkan pengetahuan baru. Maka rajin membaca sama dengan mendapat banyak hal baru. Eh buku yg ini wajib jd buruan kynya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s