Buku

Resensi Maryamah Karpov

Ya, pasti anda semua ingat akan judul di atas “Maryamah Karpov” tidak lain adalah Judul dari Novel Tetralogi terakhir milik Andrea Hirata. Novel pamungkas setelah tiga novel sebelumnya yakni Laskar Pelangi, Sang Pemimpi dan Edensor ini sudah pasti menduduki deretan Buku Best Seller di toko-toko buku kota anda.

maryamah-karpov

Sebelum saya membaca buku ini, saya cukup penasaran APA sebenarnya arti dari Judul tsb. disertai dengan cover wanita bergambar biola, dan tulisan Mimpi-mimpi Lintang di depan cover sangat membuat penasaran. Buku ini menurut saya, memang masih merupakan kelanjutan dari Laskar Pelangi namun ceritanya cukup berbeda dari ketiga buku sebelumnya. Disini penulis bercerita mengenai kehidupannya di Belitong sepulang beliau menamatkan strata dua nya di Sorbonne, Perancis.

Judul buku akan terkuak setelah Mozaik ke -30 an, di mana Maryamah adalah seorang wanita pemilik kedai yang sering dikunjungi oleh penulis, Karpov sendiri adalah salah satu tatacara permainan catur, sementara gambar biola dalam judul mengisahkan salah satu wanita yang piawai bermain biola ketika penulis sedang mengunjungi kedai ibu Maryamah dan pada akhirnya mengajarkan penulis sedikit tentang permainan biola. Sementara Mimpi-mimpi Lintang adalah nama perahu yang dibuat penulis dalam ceritanya.

Singkat cerita, di dalam buku ke-4 Andrea HiVrata ini, memang bercerita tentang suatu pengorbanan cinta. Di mana, penulis mengejar cinta A Ling (wanita anak penjual kapur yang diceritakan di buku Laskar Pelangi). Penulis ingin menyelamatkan A Ling cinta pertamanya, karena sebagian keluarga A Ling meninggal dunia akibat kapalnya yang karam di Batuan. Akibat hal ini lah, penulis berkeinginan membuat perahu untuk berlayar ke Batuan demi menyelamatkan A Ling. Perahu itu diberi nama Mimpi-mimpi Lintang, pembuatan dan pelayarannya sendiri di bantu oleh rekan-rekan Laskar Pelangi, tetap dengan mengandalkan kecerdasan Lintang dan persahabatan Laskar Pelangi.

A Ling pun berhasil diselamatkan di pulau Batuan dan berhasil di bawa pulang ke Belitong, namun ending dari cerita ini dibiarkan terbuka, karena saya sendiri merasakan akhirnya tidak Happy Ending.

masih penasaran? Silakan beli dan langsung baca bukunya sndiri, nikmati sensasi sihir kata-kata penulis dalam bukunya

note : Sebagian tokoh diceritakan sbb. :Arai akhirnya mendapatkan cinta pertamanya, kemudian melanjutkan studi hingga strata 3 di bidang bio technology Perancis, sementara Lintang telah menjadi petani Kopra sukses, Mahar masih dengan kegilaannya akan mistis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s