Kesehatan

IUD (Intra Uterine Device)

Awalnya cerita dulu nih ya…
Jadi senin kemarin 11Agustus2008, kita ke bandung buat kontrol dokter, daddy ya kontrol ke dr.rosalin nya, mommy ke dr sofie, n adek kya ke dr.yoke… Setelah ditimbang2 adek kya beratnya ud 6.7kg!!! on just 2months n panjangnya ud 59-60cm.Alhamdulillah sehat2 aja n dapet pe-er 3 bulan harus ud bisa tengkurep sendiri, sekarang lagi latihan n ud nunjukin progress… senengggg n gemessss banget deh liatnya.
Nah trus sorenya bagian ibunya nih kontrol ke dokter, ceritanya emg mau pasang IUD (Intra Uterine Device) yang lebih beken dikenal sebagai KB SPIRAL. Kenapa pake KB? intinya sih biar aman aja mencegah n jarakin kehamilan, apalagi kan mommy ini lahirin kya nya SC (Sectio Cesar) jadi bagusnya n klo mau cb lahiran normal minimal 3 taun baru bisa lahirin adiknya kya hehehe…
Pikiran pasang KB? “SEREM” iya awalnya, ada yg bilang sakit lah dan ketakutan ketakutan lainnya, tapi ada yang bilang gak sakit… tapi karena PERLU, ya udah mau gak mau toh di coba dan ternyata “GAK SAKIT” koq. Jadi buat yang pengen pasang IUD gak usah takut, prosesnya mirip2 ama proses PD “Periksa Dalam” pas mau ngelahirin dan yang penting “tenang” klo takut jadinya malah tegang.
Kenapa sih aku pilih IUD? karena kalo KB Suntik or Pil yang diganggu adalah proses pematangan n pelepasan sel telur dari indung telur sehingga siklus menstruasinya malah gak teratur, lagi pula karena hormonal sekali sehingga akan berpengaruh pada kulit dan berat badan pada umumnya…
Mau tau cara kerja IUD mencegah kehamilan :
– Mencegah pertemuan sel telur dan sperma
– Membuat sperma sulit memasuki rahim
– Mengurangi kemampuan sperma membuahi telur
– Mungkin juga mengganggu implantasi telur pada rahim
Efektivitasnya adalah 0.8 kehamilan per 100 pemakai wanita. Tipenya ada yang Multiload sampai 4tahun, Nova T dan Copper T 200 (CuT-200) 3-5tahun dan Cu T 380A 8-10 tahun.
aku pakai yang 5tahun, soalnya dokter menyarankan demikian coz kalo 3 taun nanti belum siap gak bagus pasang cabut IUD nya.

Apa aja keuntungan pake IUD?
– Cocok mencegah kehamilan jangka panjang
– Tidak terpengaruh faktor lupa seperti “PIL”
– Tidak mengganggu hubungan suami istri
– Tidak ada efek samping hormonal
– Tidak mengganggu laktasi (menyusui)
– Tidak berinteraksi dengan obat2an
– Meningkatkan kenyamanan hubungan suami istri
– Dapat dipasang segera setelah melahirkan atau keguguran
– Kesuburan cepat kembali setelah IUD dibuka
Kekurangan IUD?
Siklus haid menjadi sering “mengejutkan” namun tidak berbahaya dan bukan tanda penyakit, biasanya terjadi perubahan pola haid dalam 3 bulan pertama pemakaian :
– Haid jadi lebih lama dan banyak
– Perdarahan bercak di antara siklus haid
– Siklus haid menjadi lebih pendek
– Kadang2 nyerio haid lebih dr biasanya
– Dapat terjadi “reaksi radang steril” berupa lendir bening dr jalan lahir
– Perlu tenaga terlatih untuk pasang dan bukanya
– Perlu follow up (kontrol) untuk evaluasi
Dan setelah pemasangan bisa terjadi rasa sakit perut dan perdarahan sedikit 3-5hari.

IUD bisa dipasang dalam keadaan tidak hamil : 40hr pasca salin, setelah keguguran, sedang haid ataupun untuk mengganti metoda KB lainnya

Yang gak boleh pakai IUD?
– Wanita dengan infeksi pelvis
– Wanita penderita penyakit seksual
– Wanita dengan banyak partner
– Wanita penderita kanker mulut rahim atau kanker alat reproduksi
– Wanita dengan TBC kandungan

KONTROL IUD :
– 1 bulan pasca pemasangan
– 3 bulan kemudian (anjuran dokter aku)
– setiap 6 bulan berikutnya
– bila terlambat haid 1 mingu
– perdarahan banyak atau keluhan istimewa lainnya

Semoga infonya bermanfaat ya…

courtesy
Prof. Dr.dr. Sofie Rifayani Krisnadi, SpOG
Spesialis Obstetri & Ginekologi



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s