Travelling

Lombok “EXOTIC” Island

Lombok… pulau kecil yang memiliki keindahan pantai luar biasa dibandingkan dengan Bali sepertinyah…
Berangkat dari Bandung 06-08-07 dalam rangka honeymoon bersama suami tercinta menggunakan pesawat merpati jam 06.00 pagi dari Bandara Husein Sastranegara menuju Bandara Juanda Surabaya… Tiba di Surabaya tepat pukul 07.00 dan sempat bertemu teman lama Hernani Wahyu sebelum akhirnya terbang lagi pukul 10.00 dan mendarat di Bandara Selaparang Lombok tepat jam 12.00 WITA
Penjemput kami, pak Orry sudah menunggu dari Lombok Paradise Travel… kita langsung makan siang menyantap ayam taliwang, ikan bakar madu dan pelecing kangkung yang khas disertai minuman kelapa muda madu kristal [madu kristal = madu putih yg khas dr lombok], setelah kenyang melanjutkan perjalanan menuju hotel Senggigi Beach Hotel and Resort… termasuk recommended hotel bintang 4 yang ada di senggigi, termasuk hotel yang cukup tua berdiri di tahun 78an… hotel ini dikelilingi pantai dan memiliki bedroom yang terpencar-pencar

Sampe di hotel… istirahat dulu lah, menunggu malam hari untuk maem malem gratis yg ud disediain special dinner at swimming pool yang sudah disetting special hanya untuk kita bedua… makan malemnya di area ho
tel tepatnya di villa comber senggigi beach hotel…

2nd day…
Keesokan harinya diawali dengan makan pagi di resto hotel, lalu menengok pantai senggigi yang indah di pagi hari sambil berjalan kaki bersama… subhanallah pantainya begitu jernih, pasirnya begitu putih… bisa tidur2an santai dipinggir pantai juga, bener2 menyuguhkan pantai yang alami … [banyak banget yang nawarin barang, ada juga yang nawarin pergi ke gili trawangan ]…

09.00 WITA… travel menjemput, start to SASAK touring… rutenya ke tempat pembuatan gerabah, pembuat anyaman songket lombok *sukarara*,kuta beach lombok, tanjung ann beach lombok, pemukiman suku sasak dan liat2 mutiara dipasar (lupa namanya) [ps : ada tempat mutiara yang bagussss banget namanya LOMBOK PEARL beuh mahal nya audzubillah, cuman kualitas terjamin] 1. Tempat pembuatan gerabah…
Dibawa travel ke tempat pembuatan gerabah paling terkenal disana, disana ada ibu yang buat gerabahnya… kerjanya dibelakang toko dan bertugas membuat bentuk gerabah mentah sebelum dibakar, kita bisa nyoba juga buat gerabah sendiri

2. Desa Sukarara, yakni desa yang khusus membuat songket khas lombok… disini kita bisa bergaya ala pengantin lombok, bisa belajar nenun, tapi perlu hati2 lebih baik tau mana songket yang bagus dan tidak dan pastinya harus menawar jauh dari harga yang ditawarkan oleh mereka

3. Kuta Beach and Tanjung Ann beach lombok, merupakan salah satu pantai yang unik pasirnya berbentuk seperti merica bagus banget… pemandangan alamny bener2 alami… kuta beach bali kalah indah klo kataku sih. Untuk yang minep di novotel lombok, kedua pantai ini deket banget, tanjung ann biasa dipake oleh para surfer untuk bersurfing ria.

4. Suku Sasak, seperti khasny lombok bahwa pulau ini punya suku khas yang bernama suku sasak, tinggal disuatu daerah sebelum kuta beach… mereka berkelompok. 1 kampung biasanya terdiri dari satu keluarga besar (masih memiliki ikatan keluarga satu sama lain). isi rumahny tanpa kasur, alas rumah terbuat dari seperti semen tanah liat yang cara membersihkannya dengan kotoran kerbau. Didalamnya terdiri dari dua bagian, bagian atas khusus ruangan bagi anak wanita, dan bagian bawah ada tempat tidur orang tua. Dapur dll menjadi satu disitu. Untuk para jompo mereka sediakan tempat yang amat kecil dan hanya cukup untuk sendiri *kasihan sekali para jompo*. Makanan mereka simpan di lumbung (1lumbung untuk 2s.d.3 kepala keluarga)

Kembali ke hotel dalam keadaan mengantuk setelah berkunjung ke pasar mutiara tentunya… 3rd day…
Perjalanan hari ini sebenernya free day, tapi kita memutuskan untuk pergi ke 3 gili (gili trawangan, gili air dan gili menuk). Perjalanan dari hotel melewati bukit malimbu, we can take a pic here. Dari bukit malimbu terlihat sedikit gunung agung dan 3 gili yang akan dikunjungi. Perjalanan ke pelabuhan kapal sebelum menuju gili memakan waktu +/- 1jam, tapi jika naek kapal dari senggigi bisa memakan waktu 2 jam lebih belum lagi jika ombak sangat besar *for save, mending pake travel aja walau harganya mahal sedikit. Sebelum jam 12 siang, pelabuhan kapal tidak boleh dimasuki mobil, kita harus melewati nya dengan CIDOMO [like andong red.] Perjalanan ke gili trawangan ditempuh dengan kapal motor, kapal sebesar itu hanya diisi oleh 5 orang (karena kita travel jadi kapalnya dipilihkan yang booking), isinya kami berdua, pak orry, dan dua orang petugas kapal. Perjalanan cukup mengasyikan, selama 20menit kita melewati gili air dan gili menuk sebelum akhirnya sampai di gili trawangan. Gili trawangan sudah seperti bali, isinya touris asing semua sampai2 harga tanah 1 are disana sudah mencapai 45 juta. Turis asing umumnya snorkling, diving dan berjemur… bikini2 berkeliaran disini🙂
Pulau ini bisa dikelilingi dengan CIDOMO (hanya dengan 60rb) kita bisa liat seisi pulau ini. Hotel yang terkenal disini villa ombak hotel. Di gili trawangan kita bisa snorkling walau diejekin my husband coz g handal😛 [lebih baik bawa kacamata snorkling sendiri, klo rusak ga kemasukan air mulu]. Kalo lagi beruntung bisa snorkling liat kura-kura, tapi kmrn kyny kura-kuranya gak ada, cuman bisa liat terumbu karang.
Enaknya pake travel, waktu snorkling barang2nya ada yang jagain, kita naruh baran ditempat penyewaaan alat snorkling dan mandi di kamar mandi warga disitu, ya selayaknya lah ya jangan berharap sebaik dan sebagus di rumah sendiri.
Ketika berkunjung ke gili, sebaiknya membawa air mineral secukupnya karena dipulau ini harga air mineral sangat mahal harus didatangkan dari Lombok langsung memakai kapal2. Harga makanan disinipun sudah menggunakan tarif turis.
Gili Menuk dan Gili Air sebenarnya hampir mirip, tetapi relatif lebih sepi, karena memang yang diutamakan para turis adalah Gili Trawangan. Perjalanan menuju pelabuhan kami melewati gili menuk dan gili air, namun hanya sempat mengambil gambar gili air lewat perahu, mirip dengan gili trawangan namun lebih sepi.
Lelah habis menikmati snorkling, kami pun terlelap diperjalanan hingga akhirnya menemukan saudara-saudara kami tercintah yang kami panggil dengan klakson mobil, saudara alias MONYET ini tidak nakal seperti monyet di sangeh bali yang suka rampas merampas.
4th day…
Diawali dengan renang bersama di pagi hari, dilanjutkan dengan breakfast, jam 09.00WITA kami pergi dengan Blue Bird takxi dari hotel menuju Kota Mataram, yang jaraknya sekitar 20-30 menit dari hotel dengan ongkos 30-35rb [tarif lama] untuk mencicipi wisata Kuliner BEBALUNG di jalan HOS COKROAMINOTO… Bebalung=mirip sop iga, sop buntut namun empuk dan pasti JUARA.
Berhubung pesawat menunggu, setelah berputar sebentar melihat mutiara di beberapa toko, kembalilah kami ke hotel dan 11.00 WITA kami meninggalkan hotel menuju airport menuju Bandung

Khas Lombok:
madu kristal, dodol-manisan rumput laut, songket, ayam taliwang, kangkung pelecing, sarung, lukisan.

nb : not suitable for shopper😛

*selamat mencoba dan berlibur*

3 thoughts on “Lombok “EXOTIC” Island

  1. waaah…
    sososo romatic kalyan tuuuwh…
    inspiring jg…
    untung g pake feri ke lomboknya ye, soalnya selat lombok terkenal ombaknya yang “gila”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s